Tampilkan postingan dengan label Lombok Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lombok Wisata. Tampilkan semua postingan
Pariwisata NTB akan Dipromosikan ke Uni Eropa

Pariwisata NTB akan Dipromosikan ke Uni Eropa

Pariwisata NTB akan Dipromosikan ke Uni Eropa
Lombok Siber - Minister/Deputy Head of Delegation Chair EU Consular Group, Charles Michel Geurts menyampaikan, dirinya siap mempromosikan keindahan destinasi wisata yang ada di NTB ke negaranya.

“Malah kami sudah mempublish di web travel advice tentang pesona Lombok,” ungkapnya, Rabu (25/10).

Dia mengatakan, kedatangannya ke NTB didasari keindahan pesona yang luar biasa. Sebagai pihak yang bertanggung jawab atas keamanan dan kenyamanan warga negaranya, mewakili rombongannya, Charles mengaku, begitu concern memperhatikan “nasib” warga negaranya, saat berkunjung ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

“Saya banyak ajukan  pertanyaan kepada pihak Pemprov NTB, untuk menggali informasi tentang destinasi wisata, “kata dia.

Salah satu pertanyaan yakni, berbagai  isu lokal di daerah, permasalahan bidang imigrasi, keamanan, termasuk mengenai jaminan, fasilitas, alur pelayanan kesehatan bagi turis saat berkunjung ke NTB.

“Kami ingin tau apa yang harus dilakukan, kemana dan siapa yang harus dihubungi jika ada warga negara kami yang sakit, termasuk jika terjadi masalah di tempat wisata, termasuk jika terjadi masalah hukum dan keimigrasian yang mengaitkan warga negara kami, ” tutur dia.

Pertanyaan itu dilayangkan karena peningkatan jumlah kunjungan  warga negara Eropa ke Indonesia, sekitar  20-30 persen.  Hal itu semakin dituntut untuk bekerja keras melindungi warga negara Eropa.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin justru memanfaatkan kesempatan itu untuk mengundang investor dari negara uni eropa, berinvestasi di Lombok dan Sumbawa. “Kami ingin lebih banyak menarik investastor, baik dalam bidang pertanian, peternakan termasuk sektor pariwisata,” terangnya.

Amin juga mengaku mempunyai zona ekonomi khusus, yang sudah diresmikan Presiden RI Joko Widodo seperti KEK Mandalika. Dimana direncananya akan menyerap 58 ribu tenaga kerja dan sudah menyerap investasi di sektor perhotelan hingga Rp13,1 triliun. “Silahkan ceritakan yang baik-baik tentang NTB di negara anda, jangan khawatir untuk  berkunjung ke indonesia, ke Lombok dan Sumbawa, karena Stabilitas politik dan keamanan di daerah kami ini terjamin,” tutupnya. [KN]
Tahun 2018, NTB Targetkan Empat Juta Wisatawan

Tahun 2018, NTB Targetkan Empat Juta Wisatawan

Tahun 2018, NTB Targetkan Empat Juta Wisatawan
Lombok Siber - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan pada tahun 2018 angka kunjungan wisatawan ke daerah itu mencapai empat juta orang.

“Tema besar kita di tahun 2018 adalah NTB menuju 4 juta wisawatan,” Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal saat rapat koordinasi pariwisata bersama 10 kabupaten/kota se-NTB di Mataram, Rabu.

Ia menjelaskan, untuk mencapai target 4 juta orang wisatawan ke NTB itu, ada empat agenda besar yang akan dilakukan, yakni terkait tata kelola destinasi.

“Kenapa ini jadi pointer pertama, karena itu yang jadi masalah kita. Banyak cerita dan kritik larinya ke destinasi, tentang sampah, pungutan, kesiapan keamanan. Itu yang kita bahas,” ujarnya.

Di dalam tata kelola destinasi itu, lanjutnya, ada pengembangan kelembagaan, pokdarwis, peran stakeholder, bagaimana guide, dan transportasi.

“Seperti tadi kita beri papan surfing, kita libatkan langsung tata kelola destinasi. Lalu peran stakeholder, bagaimana guide, dan transportasi,” sebutnya.

Selain tata kelola destinasi, yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan kalender event pariwisata. Hal ini penting agar tata kelola kalender pariwisata bisa lebih baik.

“Alhamdulillah empat event kita masuk dalam 100 kalender event nasional yakni Bau Nyale, Tambora, Moyo, Bulan Pesona Lombok Sumbawa,” jelasnya.

Selanjutnya, yang perlu dipersiapkan adalah bagaimana strategi promosi, terutama tujuan promosi.

“Kita fokus ke Korea, Malaysia, Cina Australia. Ini strategi kita melihat potensi pasar,” katanya.

Faozal mengatakan di tahun 2016 kunjungan wisatawan ke NTB mencapai 3,5 juta.

“Dengan upaya kita bersama industri ternyata 3,5 juta itu bukan omong kosong, sekarang aja sudah 3,1 juta kunjungan wisatawan ke NT ,” katanya. [LK]
Ritual Perang Api Tradisi 2,5 Abad Yang Tetap Lestari

Ritual Perang Api Tradisi 2,5 Abad Yang Tetap Lestari

Ritual Perang Api Tradisi 2,5 Abad Yang Tetap Lestari
Lombok Siber - Ritual kuno bernama perang api dilaksanakan Warga Dua Desa tepatnya Desa Negara Sakah dan Sweta Mataram Kecamatan Cakranegara sebagai rangkaian acara ritual Buta Yadnya yang dalam keyakinan ummat Hindu bermakna penetralan alam semesta dari segala unsur negatif yang rutin digelar sehari menjelang tenggelamnya matahari sehari sebelum pelaksanaan Tapa Brata Penyepian.

Peperangan dilakukan mengambil tempat di perbatasan dua desa, dengan masing - masing warga mempersenjatai diri menggunakan janur atau bahasa lokal bobok (daun kelapa kering-Red) yang dibentuk menyerupai gada yang disulut hingga terbakar dan dijadikan alat untuk saling menyerang satu sama lain.

Hiruk pikuk peperangan antar warga dua desa dengan aksi saling pukul menggunakan gada yang menyala yang sepintas terkesan ekstrim dan penuh dengan emosi. Namun beginilah cara warga untuk melestarikan tradisi dan juga menjaga silaturrahmi tanpa amarah dan juga dendam antara mereka.

“Ini merupakan rangkaian acara ritual Buta Yadnya yang rutin digelar setiap menjelang nyepi, tidak ada dendam dalam tradisi ini” ujar I Gusti Bagus Mayana Tokoh masyarakat yang memberikan penjelasan usai dilakukan ritual perang api.

Konon perang api telah dilakukan sejak 277 tahun yang lalu saat kedua desa masih menjadi kerajaan. Asal - muasal nya pun karena saat itu warga dua kerjaan dijangkiti wabah penyakit menular yang mematikan, akhirnya berdasarkan petunjuk Niskala dilakukanlah ritual yang sampai saat ini dinamakan dengan perang api.

“Ritual ini merupakan tradisi mengusir unsur jahat, unsur negatif yang menggangu manusia, ini sudah dilakukan sejak jaman dulu waktu masih kerajaan, untuk mengusir wabah penyakit juga” jelas Bagus Mayana.

Lebih jauh Bagus Mayana juga menyatakan api itu sendiri merupakan simbol amarah yang ada pada diri manusia, maka dengan melaksanakan perang api segala bentuk amarah, emosi, dan segala sifat keburukan yang ada pada diri manusia bisa hilang seiring dengan usainya pelaksanaan ritual ini, untuk selanjutnya pada keesokan harinya seluruh ummat Hindu akan melaksanakan prosesi Tapa Brata Penyepian sebagai rangkaian merayakan tahun baru Caka 1939 Kalender Hindu.

“Api itu simbol amarah, jadi kita berharap dengan ritual ini segala bentuk emosi amarah dan dendam bisa sirna dan silaturrahmi antar warga bisa tetap terjaga usai melaksanakan penyepian nanti” pungkasnya. [SL]
Mitos dan Keindahan Danau Segara Anak Lombok

Mitos dan Keindahan Danau Segara Anak Lombok

Lombok Siber - Pulau Lombok memiliki banyak sekali tujuan wisata. Selain keunikan budayanya, Lombok juga terkenal dengan keindahan pantai dan pesona bawah lautnya. Yang tak kalah memukau adalah Danau Segara Anak yang terletak di puncak Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Menurut cerita masyarakat lokal, nama danau ini sendiri berasal dari kata Segara Anak yang memiliki arti anak laut. Hal ini didasarkan pada warna air danaunya yang kebiruan dan menyerupai warna air laut.

Untuk mencapai ke danau Segara Anak, memang tidak mudah. Wisatawan harus berjalan kaki selama 9 jam dari titik terakhir yang bisa dilewati kendaraan. Walaupun melelahkan, semua terbayarkan setelah sampai di sana, karena pemandangan yang ditawarkan sangat menakjubkan. Salah satu keunikan danau ini adalah  adanya sebuah gunung yang letaknya berada di tengah danau. Gunung itu bernama Gunung Baru Jari. 

Di sekitar danau Segara Anak, para wisatawan dapat menjumpai beberapa sumber air panas dengan tingkat yang berbeda-beda. Para wisatawan dapat berendam sepuasnya di bak alami itu atau sekedar mencelupkan kaki yang lelah berjalan seharian. Menurut kepercayaan suku Sasak, air dari sumber air panas itu dapat menjadi obat segala macam penyakit.

Di kawasan ini juga terdapat sebuah pohon tua yang dikeramatkan oleh penduduk setempat. Dengan perantara pohon ini diyakini apa yang kita inginkan dapat terkabul. Mitos yang berkembang di masyarakat setempat mengatakan, jika Anda memiliki keinginan yang belum sempat terkabul, maka gantungkanlah sebuah batu pada pohon ini kemudian ucapkan keinginan Anda. Jika keinginan Anda tercapai, maka batu yang Anda gantungkan sebelumnya harus segera dilepaskan. 

Karena keindahannya ini, banyak wisatawan datang ke sana untuk camping di sekitar danau. 

Danau Segara Anak ini juga dipercaya sebagai salah satu tempat sakral dan memiliki nilai religius yang tinggi sehingga banyak di gunakan oleh masyarakat setempat untuk melakukan berbagai ritual. Konon kawasan sekitar danau dipercaya sebagai tempat bermukimnya para jin penghuni Gunung Rinjani. Sehingga untuk menghormati sang penghuni tersebut, masyarakat Hindu dan suku Sasak mengadakan upacara adat setiap tahun.(L)
Primadona Kuliner Lombok Beberuk Terong

Primadona Kuliner Lombok Beberuk Terong

Primadona Kuliner Lombok Beberuk Terong
Lombok Siber - Kamu kenal Lombok, bukan? Bahkan kamu pun hapal dan sering mengunjungi destinasi wisata menarik yang ada di Lombok. Namun wisata atau jalan-jalan tanpa santapan lezat, masih belum bisa di katakan sukses berwisata. Yang berwisata jangan hanya mata saja ya, perut juga perlu sesekali berwisata lho! Biar tidak dilabeli “kurang piknik”.

Nah! ngomong-ngomong soal kuliner, kamu wajib tahu dan mencoba kuliner khas Lombok ini lho! Namanya Beberuk Terong. Masakan ini tidak kalah populer jika disandingkan dengan makanan khas Lombok yang lainnya seperti ayam taliwang, sate bulayak, sate tanjung plecing kangkung dan bebalung.

Malah, Beberuk Terong biasanya selalu ada bersama sajian ayam taliwang. Tidak kebayang kan, apa jadinya kalau makanan khas dengan keunikan dan rasa yang berbeda ini dipadukan dalam satu santapan di meja makan kamu. Nah! berhubung ayam taliwang sudah dibahas dalam artikel sebelumnya, jadi kali ini yang akan diulas hanya beberuk terong saja ya.

Beberuk Terong adalah lalapan khas Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kuliner ini berbahan dasar terong dan kacang panjang yang diiris, kemudian disiram kacang panjang. Terong yang digunakan untuk kuliner ini yaitu terong gelantik yang berbentuk bulat kecil berwarna putih keunguan. Terong jenis ini sangat cocok digunakan untuk lalapan karena teksturnya yang renyah dan rasanya sedikit langu tetapi tidak getir sama sekali.

Beberuk Terong masih populer dan menjadi primadona kuliner khas Lombok karena dapat membangkitkan selera makan dan diyakini memiliki khasiat ampuh untuk mencegah atheroskleorosis. Penyakit ini termasuk penyakit berbahaya karena terjadi penumpukan lemak dalam pembuluh darah. Wah! Hebat bukan? Terong yang sering dipandang sebelah mata ternyata besar khasiatnya.

Selain itu, mengkonsumsi terong dapat menurunkan kolesterol dan ketegangan syaraf. Terong juga dapat menekan resiko terkena kanker, mencegah hipertensi, serta menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke. Bagi kamu pasangan suami istri, mengonsumsi terong dapat pula digunakan sebagai alat kontrasepsi. Maka dari itu terong tidak boleh diremehkan apalagi dilupakan ya guys.

Selain kaya menfaat, kesederhanaan dalam pengolahan makanan khas inilah yang menjadikan beberuk terong tetap digemari para pembeli maupun penjual. Hanya memerlukan beberapa langkah saja untuk menyajikan beberuk terong khas Lombok. Pertama, terong jenis gelantik dan tomat dipotong. Kemudian campurkan potongan tersebut dengan cabe merah keriting, cabe rawit, bawang putih, bawang merah, kencur, tersi bakar, gula pasir, garam dan minyak goreng. Bumbu tersebut dihaluskan terlebuh dahulu sebelum dicampur. Biar lebih segar, tambahkan perasan jeruk limau di atasnya. Alhasil beberuk terong siap menggoda lidah kamu. Dijamin kamu bakal ketagihan. [LG]